Pantai Samas (bahasa Jawa: ꦥꦱꦶꦱꦶꦂꦱꦩꦱ꧀ atau Pasisir Samas) adalah salah satu pantai eksotis di pesisir selatan Yogyakarta yang terletak di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berjarak sekitar 14 kilometer ke arah selatan Kota Bantul atau sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Sebagai bagian dari deretan pantai-pantai selatan yang populer, Pantai Samas menyuguhkan perpaduan antara keindahan lanskap alam, keberagaman hayati, hingga nilai-nilai budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat sekitar.
Pantai ini terkenal sebagai habitat bertelurnya berbagai spesies penyu langka seperti penyu hijau dan penyu sisik. Selain itu, kawasan ini juga memiliki delta-delta sungai dan telaga air tawar yang unik sehingga menjadikannya destinasi ideal untuk rekreasi keluarga, edukasi lingkungan, dan wisata kuliner. Artikel ini akan mengulas secara mendalam daya tarik Pantai Samas, fasilitas yang tersedia, hingga aktivitas seru yang bisa Anda lakukan di sana.
Daftar Isi
Daya Tarik Utama Pantai Samas

Menurut Explore Jogja, salah satu daya tarik terbesar Pantai Samas adalah karakteristik alamnya yang khas pantai selatan Jawa: deburan ombak besar, angin laut yang kencang, dan hamparan pasir yang luas. Keunikan lainnya adalah keberadaan delta-delta sungai yang membentuk telaga air tawar di sekitar kawasan pantai. Dinas Perikanan DIY memanfaatkan telaga-telaga ini untuk pengembangan perikanan, penyu, udang galah, sekaligus lokasi pemancingan.
Pantai Samas memiliki bibir pantai yang agak curam dan ombak yang besar sehingga pengunjung disarankan untuk tidak berenang terlalu jauh. Meski demikian, pemandangan yang ditawarkan sangat memukau. Hamparan pasir yang luas berpadu dengan semilir angin laut menciptakan suasana yang cocok untuk bersantai atau berjalan-jalan menyusuri tepian pantai.

Pantai ini juga dikenal sebagai lokasi berlangsungnya berbagai ritual keagamaan yang rutin digelar masyarakat Yogyakarta, seperti Upacara Kirab Tumuruning Maheso Suro dan Labuhan Sedekah Laut. Ritual-ritual ini menunjukkan bahwa Pantai Samas tidak hanya menjadi objek wisata alam, tetapi juga tempat penting bagi pelestarian budaya dan tradisi masyarakat pesisir.
Selain itu, pantai ini memiliki nilai ekologis tinggi sebagai tempat persinggahan dan bertelurnya penyu-penyu langka. Aktivitas konservasi yang dilakukan oleh kelompok nelayan dan lembaga pemerintah menjadikan Pantai Samas sebagai contoh nyata sinergi antara pariwisata dan pelestarian lingkungan.
Pesona Laguna Pengklik: Primadona Baru Pantai Samas

Beberapa tahun terakhir, Pantai Samas semakin hidup dengan adanya kawasan wisata baru yang dikenal sebagai Pesona Pengklik Pantai Samas. Terletak di sebelah timur pantai utama, kawasan ini memanfaatkan keindahan laguna dan pertemuan dua sungai untuk menciptakan pengalaman wisata yang berbeda.
Di Pesona Pengklik, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas tambahan seperti perahu untuk berkeliling laguna, kuliner terapung, gardu pandang, wahana bermain untuk anak-anak, tambak udang, hingga area memancing yang nyaman. Hanya dengan membayar sekitar Rp10.000 per orang, pengunjung bisa berkeliling laguna menggunakan perahu sambil menikmati pemandangan delta dan aktivitas perikanan lokal.
Setelah berkeliling, Anda bisa beristirahat di gardu pandang yang berada di tengah kawasan. Dari titik ini, panorama Pantai Samas terlihat lebih luas dan indah. Di sekitarnya terdapat pedagang lokal yang menjual berbagai jajanan khas pesisir. Pesona Pengklik menjadi primadona baru Pantai Samas karena menghadirkan pengalaman wisata air yang jarang ditemukan di pantai-pantai selatan lainnya.

Konservasi Penyu: Ikon Pantai Samas
Pantai Samas memiliki nilai ekologis yang penting karena sering menjadi tempat bertelur penyu-penyu langka seperti Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea). Aktivitas berburu telur penyu yang dahulu sering dilakukan kini telah berubah menjadi gerakan konservasi berkat prakarsa masyarakat nelayan, Forum Konservasi Penyu Bantul, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Yogyakarta, serta lembaga swadaya lingkungan.
Forum Konservasi Penyu Bantul menerapkan metode penetasan semi-alami untuk memastikan tingkat keberhasilan penetasan yang lebih tinggi. Telur penyu yang diletakkan induknya di pasir dipindahkan ke sarang buatan agar lebih aman dari predator dan manusia. Setelah menetas, tukik (anak penyu) ditempatkan di kolam pemeliharaan selama kurang lebih tiga bulan sebelum dilepas kembali ke laut.
Program konservasi ini juga melibatkan murid-murid sekolah sebagai bagian dari pendidikan lingkungan. Mereka diajak untuk melepas tukik ke laut dan belajar pentingnya menjaga keberlanjutan populasi penyu. Aktivitas ini menjadikan Pantai Samas bukan sekadar destinasi wisata alam di Jogja, tetapi juga pusat edukasi konservasi yang inspiratif.
Aktivitas Seru di Pantai Samas

Selain menikmati panorama alamnya, Pantai Samas menawarkan berbagai aktivitas wisata menarik:
1. Bersantai di Laguna Pengklik
Laguna Pengklik adalah tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati pemandangan delta yang indah. Pengunjung dapat memancing, bermain wahana air, atau sekadar duduk menikmati semilir angin laut. Tempat ini sangat cocok bagi keluarga dan anak-anak karena suasananya yang tenang.
2. Berfoto di Taman Bunga Matahari
Taman Bunga Matahari Pantai Samas merupakan spot foto instagramable favorit wisatawan. Taman ini menjadi daya tarik tambahan yang membuat pengunjung bisa mengabadikan momen liburan dengan latar bunga matahari yang cantik dan penuh warna.
3. Mengunjungi Penangkaran Penyu
Penangkaran penyu di Pantai Samas memungkinkan pengunjung melihat proses penetasan telur penyu dan bahkan ikut serta dalam pelepasan tukik ke laut. Aktivitas ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus menyenangkan.

4. Menikmati Pemandangan dari Mercusuar Patehan
Mercusuar Patehan yang terletak tidak jauh dari pantai menawarkan pemandangan spektakuler Pantai Samas dari ketinggian. Meski memerlukan tenaga untuk naik, panorama yang terlihat dari atas mercusuar akan membayar lelah Anda.
5. Menikmati Laut dari Jembatan Bambu
Jembatan bambu yang dibangun dari bibir pantai menuju laut memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan pantai dari sudut berbeda. Spot ini juga ideal untuk berfoto dengan latar laut selatan yang biru dan berombak besar.
6. Wisata Kuliner di Restoran Terapung
Restoran terapung di dekat Laguna Pengklik menyajikan berbagai menu seafood segar. Sambil menyantap hidangan lezat, Anda dapat menikmati pemandangan air laguna yang tenang. Pengalaman ini menjadi kombinasi sempurna antara wisata kuliner dan panorama alam.
7. Menikmati Sunset di Bibir Pantai
Pantai Samas terkenal dengan panorama matahari terbenamnya yang indah. Pengunjung dapat duduk di pasir pantai sambil menyaksikan langit jingga perlahan menyelimuti lautan. Momen ini menjadi puncak hari yang sempurna setelah beraktivitas.
Fasilitas Lengkap di Pantai Samas
Sebagai destinasi wisata populer, Pantai Samas menyediakan berbagai fasilitas penunjang, antara lain:
- Mushola untuk ibadah pengunjung
- Toilet umum yang bersih
- Area parkir luas untuk kendaraan roda dua dan roda empat
- Wahana bermain untuk anak-anak
- Spot foto instagramable
- Penginapan sederhana di sekitar kawasan
- Tim SAR yang siap membantu menjaga keselamatan pengunjung
Dengan fasilitas yang lengkap, Pantai Samas menjadi destinasi ramah keluarga yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan wisatawan.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional
Pantai Samas buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Pantai ini biasanya ramai pada pagi dan sore hari, terutama saat akhir pekan atau hari libur. Harga tiket masuk sangat terjangkau:
- Tiket masuk: Rp4.000 per orang (dewasa maupun anak-anak)
- Parkir sepeda motor: Rp2.000
- Parkir mobil: Rp5.000
Dengan biaya yang sangat ekonomis, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai daya tarik Pantai Samas sekaligus mendukung kegiatan konservasi penyu di kawasan ini.
Akses dan Rute Menuju Pantai Samas
Pantai Samas dapat dijangkau dengan mudah baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari pusat Kota Yogyakarta, ikuti jalan utama ke arah Bantul menuju selatan. Setelah melewati gapura retribusi Pantai Samas, ambil Jalan Jalur Lintas Selatan. Sampai di sisi timur sungai, pilih jalan kecil yang hanya bisa dilewati motor atau mobil pribadi. Kendaraan besar seperti bus bisa diparkir di pinggir Jalan Jalur Lintas Selatan.
Rute yang umum digunakan adalah:
Dari pusat kota → Jl. Brigjen Katamso → Jl. Parangtritis → Pertigaan Cepit Tembi ambil arah selatan → Melewati Jl. Bantul → Ikuti petunjuk jalan menuju Pantai Samas.
Pantai Samas adalah destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, keberagaman hayati, dan nilai-nilai budaya dalam satu lokasi. Dari laguna yang indah hingga konservasi penyu yang inspiratif, Pantai Samas menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap: rekreasi, edukasi, dan pelestarian lingkungan.
Dengan akses mudah, tiket masuk terjangkau, serta fasilitas lengkap, Pantai Samas cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, teman, maupun komunitas. Mengunjungi Pantai Samas tidak hanya tentang menikmati keindahan pantainya, tetapi juga belajar menghargai alam dan budaya lokal yang hidup berdampingan secara harmonis di pesisir selatan Yogyakarta.
Alamat dan Peta Lokasi
Alamat: Jl. Samas, Dodogan, Srigading, Kec. Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55763