Deep Purple Homestay merupakan pilihan tepat bagi para backpacker dan wisatawan dengan anggaran terbatas yang mencari akomodasi nyaman, bersih, dan strategis di kota Yogyakarta. Dengan harga yang sangat terjangkau, lokasi yang dekat ke pusat wisata, serta keramahan layanan yang tidak dibuat-buat, homestay ini memberikan nilai lebih yang tak bisa ditemukan di hotel-hotel berbintang sekalipun.
Meskipun memiliki beberapa kekurangan minor seperti keterbatasan gantungan baju atau jumlah stop kontak, keseluruhan pengalaman menginap di Deep Purple Homestay tetap dianggap menyenangkan oleh mayoritas tamu. Jika Anda mencari akomodasi setara Cozystop Malioboro dengan budget lebih ringan, Deep Purple Homestay adalah alternatif yang sangat layak dipertimbangkan. Berikut ulasan lengkap dari Explore Jogja.
Daftar Isi
Konsep Akomodasi Deep Purple Homestay: Ramah, Sederhana, dan Terjangkau untuk Wisatawan Bertipe Backpacker

Deep Purple Homestay merupakan salah satu pilihan akomodasi paling menarik bagi para wisatawan bertipe backpacker yang ingin menjelajahi Yogyakarta tanpa harus menghabiskan anggaran besar. Dengan konsep yang mengedepankan kesederhanaan, keramahan, dan efisiensi, homestay ini dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman dan fungsional bagi pelancong dengan gaya hidup hemat namun tetap ingin mendapatkan fasilitas dasar yang memadai.
Homestay ini berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar wisatawan, terutama mereka yang datang dalam jangka waktu singkat atau sekadar transit beberapa hari. Dengan tarif mulai dari Rp 60.000 per malam, tamu sudah bisa mendapatkan kamar dengan fasilitas AC dan TV, yang tentu menjadi nilai lebih dibandingkan penginapan lain di kelas harga serupa. Bahkan untuk tambahan orang dalam satu kamar, hanya dikenakan biaya tambahan Rp 10.000 per malam, sebuah penawaran yang sulit ditandingi.
Konsep utama dari Deep Purple Homestay adalah memberikan tempat menginap yang bersih, tenang, dan bersahabat, tanpa perlu memoles kemewahan yang berlebihan. Fokusnya adalah pada efisiensi ruang, kenyamanan tidur, dan keramahan layanan. Suasana homestay ini pun hangat dan terasa seperti tinggal di rumah kerabat sendiri. Interaksi antara pemilik homestay dan tamu seringkali akrab, bahkan banyak tamu yang merasa seperti menginap di rumah teman, bukan di tempat komersial.
Dengan pendekatan pelayanan yang ramah dan komunikasi yang terbuka, homestay ini berhasil menumbuhkan hubungan jangka panjang dengan para tamunya. Tidak sedikit dari mereka yang kembali menginap saat berkunjung ke Jogja untuk kedua kali atau lebih, karena merasa sudah menemukan tempat istirahat yang sesuai dengan gaya hidup dan anggaran mereka.
Ragam Tipe Kamar dan Tarif yang Bersahabat Deep Purple Homestay

Salah satu aspek paling menonjol dari Deep Purple Homestay adalah variasi tipe kamar yang ditawarkan, dengan harga yang sangat kompetitif untuk ukuran kota wisata seperti Yogyakarta. Tersedia berbagai pilihan kamar mulai dari yang memiliki kamar mandi luar hingga kamar dengan kamar mandi dalam. Semua kamar dilengkapi fasilitas dasar seperti AC dan televisi. Berikut adalah daftar tarif kamar yang ditawarkan oleh Deep Purple Homestay:
- Room A (Kamar Mandi Luar): Kapasitas 2 orang, AC, TV, harga Rp 65.000 per malam
- Room B (Kamar Mandi Dalam): Kapasitas 2 orang, AC, TV, harga Rp 75.000 per malam
- Room C (Kamar Mandi Luar): Kapasitas 2 orang, AC, TV, harga Rp 80.000 per malam
- Room D (Kamar Mandi Dalam): Kapasitas 2 orang, AC, TV, harga Rp 95.000 per malam
- Room E (Kamar Mandi Dalam): Kapasitas 2 orang, AC, TV, harga Rp 110.000 per malam
Harga yang ditawarkan sangat ramah di kantong, bahkan bisa dikatakan salah satu yang termurah di kawasan Yogyakarta untuk homestay dengan fasilitas AC. Keleluasaan dalam memilih kamar berdasarkan anggaran menjadi nilai tambah yang membuat tamu lebih fleksibel dalam merencanakan penginapan.
Kamar-kamar di Deep Purple Homestay juga dikenal bersih dan terawat. Beberapa ulasan menyebutkan bahwa sprei selalu wangi dan rapi. Bahkan untuk fasilitas laundry, tersedia layanan internal yang bisa digunakan tamu dengan biaya tambahan yang terjangkau.

Ekspansi Cabang dan Fasilitas Baru
Seiring meningkatnya permintaan, Deep Purple Homestay telah mengembangkan usahanya dengan membuka dua cabang tambahan: Deep Purple Homestay 2 dan Deep Purple Homestay 3. Kedua cabang ini berada tidak jauh dari lokasi utama, sehingga manajemen dan koordinasi layanan tetap optimal.
Deep Purple Homestay 2 terletak hanya 50 meter dari cabang utama dan menempati bangunan baru. Konsep kamar yang memanjang membuat suasana lebih lapang. Seluruh kamar di cabang ini telah dilengkapi AC, TV, dan kamar mandi dalam, menjadikan pengalaman menginap lebih nyaman dan privat.
Sementara itu, Deep Purple Homestay 3, yang berjarak sekitar 500 meter dari cabang utama, mengusung konsep rumah tinggal yang lebih besar. Dengan empat kamar tidur dan dua kamar mandi, homestay ini sangat cocok untuk keluarga atau rombongan kecil. Sama seperti cabang lainnya, seluruh kamar telah dilengkapi AC dan TV.
Ekspansi ini tidak hanya menunjukkan kesuksesan Deep Purple Homestay dalam menarik minat tamu, tetapi juga memperkuat komitmen pengelola dalam menyediakan akomodasi terjangkau yang tetap nyaman dan aman.
Fasilitas Pelengkap dan Layanan Tambahan
Meskipun berlabel sebagai homestay untuk backpacker, Deep Purple tidak mengabaikan kenyamanan para tamunya. Beberapa fasilitas tambahan seperti WiFi gratis di seluruh area, layanan sewa motor dengan harga ekonomis, serta tempat parkir yang luas dan diawasi CCTV menjadi daya tarik tersendiri.
Fasilitas hiburan juga tersedia, seperti Netflix dan UseeTV/MNC Vision, yang bisa dinikmati di beberapa unit kamar. Bahkan di beberapa unit homestay terdapat home theater, karaoke, serta kolam renang kecil yang bisa digunakan bersama. Fasilitas penunjang lainnya antara lain:
- Mesin cuci dan setrika
- Hair dryer
- Peralatan masak lengkap (kompor, rice cooker, kulkas)
- Kotak P3K, lampu darurat, dan alat pemadam api ringan
Fasilitas-fasilitas ini dirancang untuk memastikan tamu tidak perlu keluar rumah jika ingin menghabiskan waktu istirahat di dalam homestay. Ini juga menjadi solusi praktis bagi mereka yang ingin menginap lebih dari dua hari dan membutuhkan keperluan rumah tangga ringan.

Keramahan Layanan dan Suasana Kekeluargaan
Salah satu nilai lebih yang tidak bisa diukur dengan uang dari Deep Purple Homestay adalah keramahan pemiliknya, yang akrab disapa Bu Anti. Banyak ulasan menyebutkan bahwa Bu Anti sangat membantu, komunikatif, dan bahkan bisa berbahasa Inggris dengan lancar – hal yang sangat memudahkan wisatawan asing.
Kehadiran pemilik yang hangat membuat suasana homestay lebih seperti rumah sendiri. Banyak tamu yang merasa seperti tinggal bersama keluarga karena suasana yang informal namun tetap profesional. Layanan antar jemput dari halte Trans Jogja serta bantuan informasi wisata lokal pun selalu siap diberikan kapan saja dibutuhkan.
Tidak heran jika banyak tamu yang menjadi pelanggan setia dan merekomendasikan Deep Purple Homestay kepada rekan-rekan mereka. Homestay ini memang unggul bukan hanya dari fasilitas dan harga, tetapi juga dari nilai persahabatan dan kehangatan yang diberikan secara tulus oleh pengelola.
Peraturan dan Ketentuan Menginap
Dalam menjaga kenyamanan dan keamanan bersama, Deep Purple Homestay menetapkan beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh seluruh tamu. Antara lain:
- Melakukan reservasi dengan menyertakan identitas, jumlah tamu, dan tanggal check-in
- Menunjukkan buku nikah bagi tamu berpasangan
- Tidak diperkenankan merokok di dalam kamar
- Dilarang membawa narkoba, minuman keras, senjata tajam, atau melakukan aktivitas ilegal
- Tidak diperbolehkan membawa hewan peliharaan
Aturan ini dibuat untuk menjaga ketenangan lingkungan homestay dan memastikan bahwa semua tamu merasa aman dan nyaman selama menginap.
Lokasi Strategis dan Aksesibilitas Tinggi
Berlokasi di Jalan Gedongkiwo I No.784, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Deep Purple Homestay menempati posisi strategis yang memudahkan akses ke berbagai destinasi wisata unggulan. Homestay ini hanya berjarak sekitar 1,5 km dari Taman Sari dan Alun-Alun Kidul, dua tempat wisata yang menjadi ikon Yogyakarta. Dengan jarak tersebut, para tamu dapat dengan mudah berjalan kaki atau menggunakan kendaraan roda dua untuk mencapai tempat-tempat tersebut dalam waktu singkat.
Letaknya yang berada di selatan kota menjadikan Deep Purple Homestay tidak terlalu jauh dari pusat kota, namun cukup jauh dari keramaian sehingga suasananya lebih tenang dan cocok untuk beristirahat. Keunggulan ini membuatnya ideal bagi para backpacker yang ingin menjelajah Jogja di siang hari dan kembali ke tempat menginap yang tenang di malam hari.
Tak hanya itu, homestay ini juga dekat dengan halte Trans Jogja. Deep Purple Homestay 1, misalnya, hanya berjarak sekitar 600 meter dari halte bus, yang memungkinkan tamu menjangkau tempat-tempat penting seperti Bandara Adisutjipto, UGM, Jogja Expo Center (JEC), Tugu Jogja, Kotagede, dan Malioboro hanya dengan membayar Rp 3.600 saja untuk satu kali perjalanan. Jalur 3A dari Trans Jogja menjadi jalur favorit para tamu karena menghubungkan banyak titik wisata penting di kota ini.
Selain Trans Jogja, transportasi daring seperti Gojek dan Grab pun mudah diakses dari homestay ini, menjadikan mobilitas para tamu sangat efisien. Akses ke stasiun kereta api dan terminal bus juga relatif dekat. Bahkan, pihak pengelola homestay dengan ramah siap menjemput tamu dari halte terdekat jika dibutuhkan, sebuah layanan tambahan yang sangat dihargai para backpacker, terutama yang baru pertama kali berkunjung ke Yogyakarta.